METRO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Ria Hartini, bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait insentif guru ngaji, marbot, dan kaum di Kota Metro yang belum juga dicairkan selama berbulan-bulan. Aspirasi tersebut ramai diperbincangkan warganet melalui media sosial Facebook dan menjadi perhatian publik.
Postingan berisi keluhan yang disertai foto Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menuai ratusan reaksi serta komentar dari warganet. Mayoritas komentar berisi kritik terhadap Pemkot Metro terkait keterlambatan pencairan insentif. Menyikapi hal tersebut, Ria Hartini langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengonfirmasi informasi yang beredar sekaligus mencari solusi agar hak para guru ngaji, marbot, dan kaum segera dipenuhi.
"Menindaklanjuti soal insentif guru ngaji, marbot dan kaum itu, tadi sudah secara langsung saya sampaikan dengan pihak Pemkot Metro, dan mereka mengonfirmasi bahwa masalah itu langsung diproses. Kami akan kawal keluhan itu, dan Insya Allah Juli ini segera dicairkan," tutur Ria, Rabu (8/7/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengimbau para guru ngaji, kaum, dan marbot agar tetap bersabar. Ia memastikan DPRD Kota Metro akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta mengawal setiap persoalan yang menyangkut kepentingan warga, termasuk pencairan insentif yang selama ini dinantikan.
"Dengan segala kerendahan hati, untuk marbot, kaum dan guru ngaji saya harap bersabar. Karena setelah saya mendapat kabar soal keluhan itu, dan menggalinya ke pihak terkait, itu akan segera ditindaklanjuti oleh mereka," tutupnya. (Red)