METRO - Ketua DPRD Metro, Ria Hartini menghadiri langsung acara penyerahan remisi umum tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Acara berlangsung di aula pokok ratoe Lapas kelas IIA Metro pada Senin (17/8/2026).
Kegiatan itu berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, pemerintah daerah, serta para tamu undangan.
Dalam laporannya, PLH Kepala Lapas Kelas II A Metro, Mujiarto, menyampaikan rincian perolehan Remisi Umum (RU) 17 Agustus 2026. Untuk RU I, sebanyak 57 orang mendapat remisi satu bulan, 57 orang tiga bulan, 24 orang empat bulan, 23 orang lima bulan, dan 13 orang enam bulan. Total warga binaan yang mendapat RU I mencapai 231 orang.
Sementara untuk RU II atau remisi yang membuat warga binaan langsung bebas, tidak ada penerima remisi satu bulan. Sebanyak 10 orang mendapat remisi dua bulan, dua orang mendapat remisi tiga bulan, dan satu orang mendapat remisi empat bulan. Dengan demikian, terdapat 13 warga binaan yang langsung bebas pada momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menegaskan pentingnya mencegah penyelundupan barang terlarang serta segala bentuk tindak pidana dan pelanggaran etik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat. Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga marwah institusi.
Wali Kota Metro juga berpesan kepada para narapidana dan anak binaan agar mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, masa menjalani pembinaan dapat dimanfaatkan untuk belajar, meningkatkan keterampilan, sekaligus mempersiapkan diri agar mampu kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Sementara itu, Ketua DPRD Metro, Ria Hartini menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk representasi Pimpinan DPRD. Ia menyampaikan pemberian remisi bukan sekadar penghargaan pemenuhan hak warga binaan, tetapi menjadi bagian penting dari proses agar tahanan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.
“Harapannya, warga binaan yang telah menjalani seluruh proses pembinaan dapat kembali menjadi warga negara yang lebih baik, produktif, dan mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Ria. (Red)