METRO - Nuansa budaya dan semangat kebersamaan mewarnai keikutsertaan Pemerintah Kota Metro dalam Lampung Tapis Karnaval, salah satu rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026. Mengusung tema “Putri Nuban”, kontingen Kota Metro hadir membawa representasi seni dan budaya daerah dalam gelaran yang mempertemukan berbagai unsur budaya dan kesenian dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Sebanyak 164 peserta dari Kota Metro turut ambil bagian dalam karnaval tersebut. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti seluruh rangkaian prosesi hingga garis finis dengan menempuh rute sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

Sekretaris Daerah Kota Metro sekaligus Ketua Rombongan, Ahmad Hariyanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro yang telah berpartisipasi serta meluangkan waktu mengikuti Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026.

Menurutnya, keikutsertaan Kota Metro tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan karnaval, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap agenda kebudayaan dan pariwisata Provinsi Lampung. Momentum tersebut sekaligus dinilai strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas lokal Kota Metro kepada masyarakat yang lebih luas.

“Terima kasih kepada seluruh Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah, serta Kapus/Kapustu yang telah meluangkan waktu bersama-sama mengikuti kegiatan Karnaval Budaya dalam rangka Festival Krakatau XXXV 2026 mewakili Pemerintah Kota Metro,” ujar Sekretaris Daerah, Senin (31/8/2026).

Ahmad Hariyanto menjelaskan, rombongan Kota Metro terdiri atas berbagai unsur pemerintah daerah dan pelaku seni. Peserta bukan hanya dirinya beserta istri, tetapi juga pejabat eselon II beserta pasangan, kepala bagian beserta pasangan, camat beserta pasangan, lurah, kepala puskesmas/kepala puskesmas pembantu, hingga tim penari dan penampil dari sanggar seni.

Dalam penampilannya, kontingen Kota Metro mengusung tema “Putri Nuban” sebagai representasi kekayaan budaya sekaligus identitas lokal. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai penampilan dan kreasi seni yang dibawakan para peserta sepanjang prosesi Lampung Tapis Karnaval.

“Yang kita tampilkan melalui tema Putri Nuban ini bukan hanya sekadar penampilan dalam sebuah karnaval, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah. Kita ingin menunjukkan bahwa Kota Metro memiliki potensi seni dan budaya yang dapat ditampilkan serta diapresiasi dalam berbagai kegiatan di tingkat Provinsi Lampung,” jelasnya.

Menurutnya, antusiasme dan semangat peserta terlihat sepanjang perjalanan. Sebanyak 164 peserta Kota Metro mengikuti prosesi sejak awal hingga selesai dan berhasil menempuh rute sekitar 4 kilometer hingga garis finis dengan lancar.

Keterlibatan berbagai unsur dalam rombongan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membawa nama Kota Metro pada kegiatan budaya tingkat Provinsi Lampung.

“Partisipasi seluruh jajaran ini tentu menjadi bagian penting dalam membawa nama Kota Metro. Kita hadir bersama, mengikuti seluruh rangkaian dengan tertib, dan memberikan penampilan terbaik sebagai representasi Pemerintah Kota Metro,” katanya. (Red)