METRO - Harapan baru bagi birokrasi dan pelayanan publik di Kota Metro kembali ditegaskan. Di tengah tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang cepat, responsif, dan berpihak pada kepentingan publik, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso resmi melantik Ahmad Hariyanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pemkot Metro, Jumat (12/6/2026), sekaligus menandai babak baru dalam penguatan tata kelola pemerintahan daerah di Bumi Sai Wawai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan figur sentral yang harus menjadi teladan, terutama dalam menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Di tengah dinamika birokrasi, netralitas dinilai bukan hanya perkara kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga cerminan integritas dan tanggung jawab moral kepada bangsa dan negara.

"Saya minta agar Sekda mengawal penuh disiplin ASN dan menjaga agar birokrasi tetap fokus pada pelayanan publik, bukan politik praktis. Kemudian, saya juga meminta agar dapat bekerja dengan integritas, kecepatan, ketegasan, dan tentu saja dengan menjunjung tinggi etika birokrasi," ujarnya.

"Selain itu, saya juga mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk mendukung tugas-tugas Sekda, membangun sinergi, serta menjaga stabilitas dan harmonisasi kerja," tambahnya.

Walikota juga menitipkan agenda penting terkait penguatan dan penataan organisasi perangkat daerah. Penataan birokrasi harus diarahkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, menyesuaikan dengan kebutuhan riil pelayanan masyarakat, menjamin adanya kesinambungan program strategis daerah.

"Saya ingin Sekda segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur, fungsi, dan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta menyusun langkah-langkah reformasi birokrasi yang konkret dan terukur," kata Bambang.

"Kita harus memastikan bahwa setiap perangkat daerah berorientasi pada hasil, tidak hanya pada prosedur, menjaga kondusifitas antara perangkat daerah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Birokrasi yang kuat, tanggap, dan adaptif adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah," tambahnya.

Kemudian, dalam sambutannya walikota juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Metro yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, profesionalisme, objektivitas, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Walikota juga mengucapkan selamat kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro yang baru saja dilantik, agar dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

"Kepada Sekretaris Daerah Kota Metro yang baru saja di lantik, Bapak Ahmad Hariyanto saya mengucapkan selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Sekda bukanlah sekedar pelaksana tugas administratif. la adalah motor penggerak organisasi pemerintahan, yang harus mampu menjembatani antara kebijakan kepala daerah dan pelaksanaan teknis di lapangan. Tugas-tugas berat menanti, mulai dari penyusunan kebijakan strategis, pengawasan kinerja ASN, hingga mengawal pembangunan dan realisasi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)," ucap Bambang.

"Selain itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Pj. Sekda Kota Metro, Bapak Kusbani, atas segala kontribusi dan kepemimpinan yang luar biasa selama menjabat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ahmad Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulang Bawang Barat mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi yang baik di internal pemerintahan.

“Yang pertama tentu kita akan melakukan penataan internal, bagaimana pelayanan publik bisa semakin responsif, kemudian penataan organisasi. Yang utama adalah komunikasi, bagaimana kita menjaga kekompakan dan bekerja bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen pemerintahan.

“Kita ini harus kerja bareng-bareng. Kalau semuanya kompak, pekerjaan akan terasa lebih ringan dan tujuan pembangunan akan lebih mudah tercapai,” katanya.

Terkait kondisi efisiensi anggaran yang tengah menjadi perhatian pemerintah daerah, Ahmad Hariyanto menilai hal tersebut justru menjadi tantangan untuk lebih kreatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita harus lebih kreatif lagi dalam menggali potensi PAD. Bagaimana caranya nanti kita pikirkan bersama-sama. Kita juga harus mengakomodir berbagai pihak, di antaranya swasta dan pelaku usaha, tentu tetap sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menyebut akan mempelajari berbagai praktik terbaik dari daerah lain yang dinilai berhasil meningkatkan pendapatan daerah.

“Kita akan melihat dan meniru daerah-daerah yang sudah baik dalam menggali potensi PAD. Hal-hal yang baik itu dapat kita contoh untuk kemudian diaplikasikan di Kota Metro,” tambahnya.

Dalam menjalankan tugas sebagai Sekda, Ahmad Hariyanto menegaskan pentingnya membangun hubungan harmonis dengan berbagai pihak, termasuk unsur legislatif.

“Kita tentu akan bekerja sama dengan legislatif. Semua unsur harus bersinergi demi kemajuan Kota Metro,” tegasnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh ASN di Kota Metro agar tetap menjaga semangat dan kebersamaan dalam bekerja.

“Untuk teman-teman ASN, tetap semangat dan jaga kekompakan. Kalau kita sudah kompak, kita pasti enak. Kalau susah pun terasa enak,” ujarnya.

Dengan gaya sederhana, Ahmad Hariyanto mengibaratkan pentingnya suasana kerja yang harmonis dalam sebuah keluarga.

“Kalaupun kita di rumah makan ikan asin, kalau suasananya enak, pasti makannya juga enak,” tuturnya. (Red)